Author Archives: Angga Kusumah

inilah nama-nama nabi yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu

Diceritakan terdapat nabi-nabi yang menjalankan sholat sebelum sholat lima waktu yang sekarang dilaksanakan oleh umat nabi s.aw. Secara berurutan inilah nama-nama nabi yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu itu.

 

Subuh

Manusia pertama yang mengerjakan sholat subuh ialah Nabi Adam AS Yaitu ketika Nabi adam keluar dari surga lalu diturunkan ke bumi. Hal pertama yang dilihatnya adalah kegelapan dan nabi adam merasa takut yang amat sangat,maka apabila fajar subuh telah keluar,Nabi adam AS pun bersujud dua kali.

Sujud pertama; sebagai tanda syukur karena terlepas dari kegelapan malam. Sedangkan sujud kedua, bersyukur atas datangnya siang.

 

Zuhur

Manusia pertama yang mengerjakan sholat zuhur adalah nabi Ibrahim AS yaitu tatkala Allah SWT telah memerintahkan padanya agar menyembelih anaknya Nabi ismail AS. Seruan itu datang pada waktu tergelincirnya matahari,lalu sujudlah Nabi Ibrahim sebanyak empat kali.

Sujud pertama, adalah sebagai tanda bersyukur bagi penebusan, yang kedua adalah tanda syukur atas dihilangkannya kedukaan dari dirinya dan anaknya, ketiga tanda syukur atas keridhaan Allah, dan keempat tanda syukur karena Allah menganti tebusannya.

 

Ashar

Manusia pertama yang mengerjakan shalat Ashar ialah Nabi yunus AS ketika dikeluarkan oleh Allah SWT dari perut ikan NUN. Ikan NUN telah memuntahkan Nabi yunusditepi pantai sedangkan ketika itu telah masuk waktu ashar. Maka bersyukurlah Nabi yunus lalu bersujud sebanyak empat kali karena telah diselamatkan oleh Allah SWT daripada empat kegelapan.

Sujud pertama, kegelapan akibat kesalahan meninggalkan kaumnya, kedua, kegelapan malam dalam lautan, ketiga, kegelapan malam akibat berhari-hari lamanya di dalam perut ikan Nun, dan keempat kegelapan dalam perut ikan Nun.

 

Magrib

Manusia pertama yang mengerjakan sholat magrib ialah Nabi Isa AS yaitu ketika nabi isa dikeluarkan oleh Allah SWT dari kejahilan dan kebodohan kaumnya,sedangkan waktu itu telah terbenamnya matahari. Maka Bersyukurlah Nabi isa dengan melakukan sujud tiga kali.

Sujud pertama adalah untuk menafikkan bahwa tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, kedua menafikkan zina yang dituduhkan atas ibunya, dan yang ketiga untuk meyakinkan kaumnya bahwa tuhan itu hanya satu dan bukan tiga.

 

Isya’

Manusia yang pertama kali mengerjakan shalat isya’ ialah Nabi Musa as. Ketika itu Nabi Musa telah tersesat mencari jalan keluar dari negeri Madyan, sedangkan dalam dadanya penuh dengan perasaan dukacita. Allah SWT menghilangkan semua perasaan duka citanya itu pada waktu isya’ yang akhir. Lalu sembahyanglah Nabi musa sebanyak empat kali sebagai tanda bersyukur.

Sujud pertama sebagai tanda duka cita terhadap istrinya, kedua sebagai tanda duka cita terhadap Fir’aun, yang ketiga tanda dukacita terhadap saudaranya Harun, dan yang keempat adalah tanda duka cita terhadap anak Fir’aun.

Kenapa

asking-whySedulurku tercinta,saya melihat semua keluh kesah yang ada ini bagai Musa berhadapan dengan Khidir itu, dimana kalimat yang diajukan selalu:kenapa,kenapa,kenapa,kenapa,kenapa,kenapa,kenapa???

Kalimat ini menunjukkan kebelum adanya pemahaman secara Keseluruhan,kalau memang sampai pada pemahaman atas kejadian Keseluruhan tentu ujungnya akan selalu berucap:O,O,O,O,O,O,O,O,O,O,O.

Untuk sampai pada kesadaran ini bermula dari asumsi:
apakah kita tahu kejadian masa lalu,
apakah kita memahami keadaan yang sekarang,
dan apakah kita tahu keadaan atau kejadian yang akan datang???

Lalu kita runut secara teks bahwa Rabb itu akan menunjukkan amal baik walau seberat atom,dan akan menunjukkan amal jelek walau seberat atom.
Tambah lagi Firman Dia bahwa semua kejadian yang ada ini–tak ada yang sia-sia,
lebih jauh lagi bahwa semua ranah ciptaan ini–langit bumi,siang malam dengan segala kejadiannya, itu “tak ada yang salah”, Maha Suci Dia.

Kalau sesuatu itu terasa menyenangkan,
banyak yang gampang memahami-
-walau kadang juga tak menyadari kalau yang menyenangkan itu juga akan berbalik,namun akan terasa sulit memahami kalau sesuatu itu terasa tidak enak,menyakitkan,musibah bahkan prahara yang tak terperikan.

Pertanyaan dengan kenapa akan menjadi deretan yang tak terperikan panjangnya:
kenapa muskin,
kenapa sakit,
kenapa kecurian,
kenapa putus pacar,
kenaapa bercerai,
kenapa kecelakan,
kenapa usaha gagal,
kenapa jadi laki-laki,
kenapa jadi perempuan,
kenapa dilahirkan,
kenapa dimatikan,
kenapa dihina,
kenapa diremehkan,
kenapa ada kegelapan,
kenapa ada mendung,
kenapa ada badai,
kenapa gempa,
kenapa ada tsunami,
kenapa ada letusan gunung,
kenapa ada setan,
kenapa ada berbedaan agama,
kenapa ada maling,
kenapa ada perbedaan warna kulit,
kenapa ada perbedaab suku bangsa,
kenapa ada perbedaab bahasa,
kenapa ada rampok,
kenapa ada penjahat,
kenapa ada cekcok,
kenapa ada bentrok,
kenapa ada peperangan,
kenapa ada kritik,
kenapa ada Yahudi,
kenapa ada Amirika?
Kenapa?Kenapa?Kenapa?Kenapa?

Inilah yang disebut Misteri,
dimana kita harus memeluknya dengan cara Kepasrahan-
-yang secara bahasa adalah Keislaman,
karena kalau tidak maka akan muncul pukulan-pukulan yang menjadikan rasa “tidak enak semua” dalam hidup,
bahkan lebih jauh akan hanya melihat “kesalahan-kesalahan” terus menerus,
hal ini akan berakibat punya kesan di hati bahwa ada yang sia-sia,padahal menurut Allah itu tak ada yang sia-sia dalam hidup ini,tak ada yang salah dalam setiap ciptaan dan kejadian.
Kalau diantara kita masih memandang ada yang sia dan salah, ini berarti soal amat sanngat adanya “kebodohan” yang musti ditangisi dengan kalimat:subhanaka inni kuntu minadzdzalimin,laailahailla anta–Maha Suci Engkau,sugguh kami ini termasuk orang-orang yang menganiaya diri sendiri,tak ada Rabb selain Engkau.Contoh sederhana, kalau anda kemalingan misalnya, adakah kesadaran masa lalu bahwa anda juga pernah maling, lalu keadaan sekarang dengan menyadari bahwa kemalinganmu ini bagian dari cara Rabb mengamankan keadaanmu akan masa yang akan datang,atau tak adanya kesadaran bahwa karena anda bakhil maka ada cara Dia yang musti memaksa anda dengan cara itu. Bagaimana???

Kemudian secara kesejarahan,misalnya kenapa kelompok itu saling membantai.Lalu pertanyaanya:apakah anda tahu sejarah masa lalu mereka,apakah anda tahu keadaan sekarang mereka,dan lebih jauh apakah anda tahu rahasia hidup mereka masa yang akan datang,sejauh dihadapan Rabb itu????Kalau anda putus pacar misalnya,maka asumsi yang harus disadari adalah: apakah masa lalu anda juga pernah menyakiti dengan cara yang sama, apakah anda tahu bahaya seandainya hubugan itu diteruskan, dan apakah anda tahu kalau Rabb berkehendak untuk diberikan jodoh yang lebih baik dari yang kau anggap menyakitimu itu??? Sementara yang kau anggap menyakitimu itu akan menerima kesedihan yang panjang dibanding dirimu karena sebentuk siksaan abadi???

Kawan-kawan,
pasrahlah bagai kepasrahan Kanjeng Nabi saw itu,
beliau itu orang suci,
dan lihatlah sepanjang hidupnya:
apakah beliau sempat senang-senang seperti kita ini???
Bahkan apakah beliau tidak tahu
kalau akan menerima tragedi bagi anak cucunya ini???
Apakah kau sangka diracunnya Sayyidina Hasan itu adalah kehinaan???
Apakah dipenggalnya Husein itu adalah kenistaan???
Tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak,tidak..

dan aku belajar

Aku belajar bahwa aku tidak dapat memaksa orang lain mencintaiku, aku hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang aku cintai . . . 

Aku belajar bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan, dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya . . .

Aku belajar bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan jarak yang jauh, beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati . . .

Aku belajar bahwa sebaik-baiknya pasangan itu mereka pasti pernah melukai perasaanku, dan untuk itu aku harus memaafkannya . . .

Aku belajar jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang aku inginkan, bukan berarti bahwa ia tidak mencintaiku .. .

Aku belajar bahwa aku harus belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain, kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus . . .

Aku belajar tidak masalah betapa buruknya patah hati, dunia tidak akan pernah berhenti hanya gara-gara kesedihanku . . .

Aku belajar bahwa aku tidak dapat merubah orang yang kusayangi, tapi semua itu tergantung dari diri mereka sendiri . . .

Aku belajar bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadiku, tapi aku harus bertanggung jawab untuk apa yang telah aku lakukan . . .

Aku belajar bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda . . .

Aku belajar bahwa tidaklah penting apa yang aku miliki tapi yang penting adalah siapa aku ini sebenarnya . . .

Aku belajar bahwa tiada yang instant atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan kecuali aku ingin sakit hati . . .

Aku belajar bahwa aku harus memilihapakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu menguasai diriku . . .

Aku belajar bahwa aku punya hak untuk marah,tetapi bukan berarti aku harus benci dan berlaku bengis . . .

Aku belajar bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat  perpisahaan dengan orang yang aku cintai . . .

Seri Motivasi : Gambar yang mengubah hidup

  1. Kadangkala hidup ini ringan atau berat, tergantung dari jalan yang kamu pilih.a7adeff9-aeb5-4961-a587-ef38e925835f
  2. Kalau arahmu salah, semakin berjuang semakin tertekan!8ebcbea5-ac5d-429a-965f-2aa75a64ff07
  3. Mungkin suatu hari, kamu merasa itu hari terberatmu, tapi itu mungkin saja adalah penghasilanmu yang terbesar!f190c860-4d29-4c9c-8402-916973e64702
  4. Pantang menyerah, bertahan sedikit lagi maka kamu akan berhasil!6817a0e7-a6d4-41ee-afc4-22c66c723958
  5. Kadangkala orang yang mengulurkan tangannya padamu, belum tentu benar-benar ingin menolongmu.7fd26408-bcad-4034-9299-5fb6091349f6
  6. Kadangkala mempunyai berapa banyak dumber daya tidaklah penting, kalau kamu tidak tahu cara menggunakannya, selamanya kamu tidak akan pernah merasa cukup.1598c1ef-2319-49a4-bc8f-fbc2a42d6b2e
  7. Untuk bekerja sama, kita harus melepas keegoisan dan saling menghormati. Untuk bekerja sama seumur hidup, maka harus merubah kebiasaan buruk dan menjadi dewasa bersama. Kalau kamu hanya tau egois dan tidak bisa saling mempersilakan, maka suatu hari kamu pun akan kalah. Entah dalam pekerjaan, pernikaahan, persahabatan, kamu harus belajar menjadi dewasa bersama. 93503bb9-7147-4718-b89d-2585d8b8dc7f
  8. Dalam hidup ini, setiap orang membutuhkan sahabat yang seperti di gambar ini. Ketika kamu susah, maka aku akan menjadi penopang; ketika aku susah, dia akan menjadi penopang; ketika dia susah, kamu akan menjadi penopang. Kalau kamu memiliki sahabat seperti ini, hidup tidak aka nada penyesalan!899c057a-e68d-49e5-9528-30aeb80c84e2
  9. Tanpa kegiatan atau kesibukkan, maka malaspun akan tertanam dalam diri kita. Tanpa mimpi, maka kejatuhan akan berakar dalam diri kita. Semakin lama, akarnya akan semakin dalam. Sampai suatu hari bahkan mau berdiri pun sudah sangat sulit. 7c307122-3a33-4722-bdc2-889a6d6aecd0